10 Tips Tamasya ke Taman Margasatwa Ragunan Agar Lebih Menyenangkan

liburan-ke-taman-margasatwa-ragunan

Photo credit : http: //ragunanzoo.jakarta.go.id/

Sabtu kemarin yang bertepatan dengan libur long weekend, libur natalan dan maulid nabi Muhammad SAW, banyak keluarga yang memanfaatkan liburan ini, tak terkecuali keluarga saya.

Kami sebagai keluarga yang kekinian tak ingin melewatkan begitu saja libur panjang ini, hanya berdiam di rumah ga kemana-mana.

Kami pilih-pilih tempat liburan yang dekat rumah, murah, anak-anak senang dan tidak terkendala macet untuk menuju ke sana.

Tahu sendiri kan, bahwa libur long weekend sekarang ini adalah waktu yang kurang tepat untuk liburan ke tempat wisata, karena sebagian besar jalan menuju ke tempat wisata akan terkena macet.

Jika kita salah pilih destinasi, bisa-bisa sebagian besar waktu liburan long weekend hanya digunakan sebagian besar untuk duduk diam di dalam kendaraan karena terjebak macet di perjalanan.

Browsing saja, bagaimana kondisi jalan waktu liburan long weekend ini, di jalan pantura dan jalan Jakarta-Bandung. Banyak orang yang terjebak macet berjam-jam, dengan lama perjalanan yang hampir menyamai liburan waktu mudik lebaran.

Selain macet, kita pun bisa juga terjebak kebosanan karena tempat wisata sudah penuh pengunjung. Mau naik wahana ngantrinya lama, mau makan di restorannya ngantri nunggu pengunjung lainnya selesai makan, dll.

Emang mau mengalami kejadian yang seperti di bawah ini? … Bisa-bisa air disitu anget-anget gimana gitu … Efek pip*s sembarangan … Hihihiii.

liburan nyiksa editan

liburan nyiksa … (Ini editan, becanda 🙂 )

Yang jelas, kalau kita ingin benar-benar liburan ke tempat wisata pas long weekend bersama anak-anak dan keluarga besar, persiapkan matang-matang, buatlah rencana untuk keadaan yang terburuk.

Kalau tak sempat buat rencana, mending kita berwisata di hari biasa/kerja. Sepi, tapi kita nyaman dan menikmati liburannya. Cuti sehari-dua hari tak mengapa, yang penting berkesan dan anak bahagia.

Balik lagi ke tempat liburan, akhirnya tempat liburan yang kami pilih adalah  taman margasatwa Ragunan. Selain karena dekat, kami juga bisa menjangkaunya dengan naik motor, tanpa terkena macet … Ntlusup-ntlusup lewat jalan tikus.

 

3 Kali

Sebenarnya ini sudah ketiga kalinya kami berwisata ke Ragunan. Tapi kalau diingat-ingat, sepertinya belum semua kandang binatang pernah kami kunjungi … Luas bro dan antara kandang yang satu dengan lainnya jaraknya berjauhan.

Pertama kali berkunjung, kami rame-rame bersama keluarga besar istri. Muter sebentar terus berakhir dengan menggelar tikar dan makan bersama ala piknik keluarga.

Kedua kalinya, kami berkunjung bertiga, sudah agak mengenal medan, sehingga kami bisa mengurangi hal yang kurang penting, seperti gelar tikar dan makan lesehan.

di-ragunan-1-tahun-lalu

1 tahun lalu di ragunan foto di depan kandang burung pelikan

di-ragunan-1-tahun-lalu-a

1 tahun lalu di ragunan foto di depan kandang gajah

Disebut kurang penting, karena tujuan kami dikunjungan kedua ini yaitu ingin melihat binatang yang ada di ragunan sebanyak-banyaknya.

Tapi ternyata, belum semua kandang dikunjungi, kami sudah capek duluan. Dan diseparuh perjalanan, bocah minta digendong, hingga sampai tempat parkir motor, dan di situ penderitaan saya baru berakhir … Lumayan nggendong bocah berat 10 kg, dengan rute yang lumayan jauh … mandi sauna euy.

Ketiga kalinya berkunjung, kami sudah lebih lebih paham medan laga … Sehingga tips dan triknya bisa saya tuliskan disini. Semoga bermanfaat buat Anda yang sudah membacanya.

 

10 Tips Tamasya Ke Ragunan ala Kami

Saya mencoba merangkum beberapa hal yang mungkin akan bermanfaat ketika Anda ingin berkunjung ke kebun binatang Ragunan, baik dengan keluarga kecil atau rame-rame dengan keluarga besar.

 

1. Bawa makan dan minum sendiri

Selain agar lebih irit biaya berlibur, ini dilakukan untuk menghindari kejadian dimana kita sudah lapar tapi warung makan yang ada di dalam ragunan penuh antrian pengunjung.

Asli! … Itu keadaan yang tak mengenakan ketika menonton orang makan saat kita sedang lapar-laparnya, dan masih disuruh nunggu ngantri … Apalagi bawa bocah yang biasanya tak mau disuruh bersabar … Lengkap sudah penderitaan … Haha.

Bagi Anda yang berlibur dengan keluarga besar, tentunya akan sangat nikmat jika Anda dan keluarga menggelar tikar di bawah pohon rindang, makan lesehan dari hasil masakan sendiri yang dibawa dari rumah.

2. Bawa tikar

Sebenarnya sudah ada yang menjual tikar dari karung beras plastik yang bisa dipakai duduk lesehan. Anda bisa menjumpai penjualnya di setiap pintu masuk dan di dalam ragunan. Dengan harga 5000, Anda bisa duduk santai dengan anak istri.

Namun, jika bersama keluarga besar dengan tujuan ke ragunannya untuk piknik makan-makan dan menonton binatang, saya kira Anda perlu membawa tikar sendiri yang lebih besar dan cukup untuk duduk lesehan semua keluarga.

3. Masuk ragunan dari pintu yang sesuai dengan binatang yang ingin dilihat

Ada 6 pintu masuk kebun binatang ragunan. Pintu utara ada 3 buah, pintu barat, pintu selatan, pintu timur.

Tips dari saya, parkirkan kendaraan Anda di pintu masuk yang sesuai dengan binatang yang ingin dilihat.

Kodisikan sedari awal, tujuan ke ragunan untuk melihat binatang yang anak-anak mau. Lalu, segera cari kandangnya ketika pertama kali sampai di ragunan. Setelah melihat apa yang mereka mau, baru Anda dan keluarga bisa melihat-lihat binatang lainnya, sebagai pelengkap.

Area ragunan kan luas, kalau kamu berkunjung dengan anak yang sudah remaja, Anda mungkin akan sangat mudah keliling ke seluruh kandang.

Tapi, kalau Anda datang dengan membawa balita atau orang tua yang sudah sepuh, Anda tak mungkin berkeliling ke seluruh kandang binatang ragunan. Solusinya ya ke kandang terdekat saja, tapi utamakan ke kandang binatang yang memang ingin dilihat saja.

4. Parkir motor didekat pintu keluar

Kebetulan saya kemarin parkir motor di dekat pintu utara. Area parkir disana sangat luas, di bawah pohon rindang … Ademm.

Namun, kalau kita tidak strategis memarkirkan motor, alias parkir terlalu jauh dari pintu keluar, itu bisa jadi sedikit masalah.

Kok bisa?

Mungkin waktu kita datang, motor yang parkir masih sedikit, tapi saat kita pulang, parkiran bisa jadi lautan motor.

Alhamdulillah kalau jalan lorong keluar ke pintu keluar masih lancar, masih bisa dilewati … Lha kalau dijalanannya udah sesak motor yang parkir sembarangan?

Bisa-bisa kita menunggu lama agar motor bisa keluar. Kita bisa minta bantuan penjaga untuk pindah-pindahin motor yang parkir sembarangan, dan itu bisa lamaaa sodara-sodara, petugas ga standby setiap saat.

Kemarin saya juga mengalami hal tersebut, jalan lorong di depan dan belakang motor saya, penuh motor lain yang parkir sembarangan.

Saya harus memenggeser-geser 2 motor yang dikunci stangnya, serta 1 motor yang tanpa kunci stang … Alhamdulillah ga banyak motor yang harus digeser-geser … Tapi ya gembrobyos keringetan.

Jadi, bijaklah dalam cari tempat parkir. Ini berlaku juga untuk mobil, karena kemarin jumlah mobilnya suda ekstrim juga, sampai parkir masuk ragunan, di padang rumputnya.

So pastikan cari yang dekat pintu keluar … Ituh!

5. Berangkat pagi, biar ga terlalu rame, anak masih seger, ga panas

Sabtu kemarin saya ke ragunan membawa 1 istri, 2 anak (daffa 3 tahunan dan alyaa 5 bulanan).

Karena naik motor, maka saya inisiatif, berangkat pagi saja biar kalau sampai di ragunan, kondisi medan laga belum terlalu ramai, udaranya masih sejuk, anak-anak juga masih full baterenya dan biar daffa mau jalan sendiri sekalian olahraga, ga perlu digendong.

Dan inisiatif saya, ternyata berhasil. Daffa mau jalan terus hingga setengah perjalanan lebih. Dan dia minta di gendong ketika sudah mau pulang, karena memang sudah kecapekan, rewel, panas dan kondisi sudah ramai banyak pengunjung.

Oh iya .. Waktu di parkiran, pas geser-geser motor tadi, sempat dibantu oleh laki-laki seumuran saya. Katanya baru datang bersama istri dan anak. Dan waktu itu sudah lewat waktu dhuhur … beuh padahal cuaca sedang panas-panasnya, tapi ternyata mereka baru saja datang … Semoga mereka bisa menikmati keliling ragunannya.

6. Langsung ke kandang binatang yang anak suka

Ini adalah trik jitu yang masih berkaitan dengan tips nomer 3 di atas. Lakukan ini agar Anda tidak terlalu berlama-lama muter-muter, bingung cari kandang binatang yang anak suka.

Dari pengalaman, daffa yang termasuk anak yang kurang bisa bersabar, akan cepat ngambek ketika sudah jalan terlalu lama tapi binatang yang ingin dia lihat tak kunjung ditemui.

Kami masuk dari pintu utara dekat tempat parkir motor, muter dulu ke arah timur, ternyata daffa maunya lihat zebra, padahal kandang zebra ada di kandang dekat pintu barat. Kan jadi jauh jalannya … Dia sudah capek duluan, dan akhirnya mulai merengek.

Masih untung dia mau jalan sendiri, karena kami bujuk dengan mengajarkan membaca tanda jalan penunjuk kandang.

“Bang daffa, itu ada penunjuk jalan, coba lihat gambar zebra menunjuk ke arah mana? … Wah ke kanan bang, yuk kita ke sana”.

di-ragunan-kandang-zebra

Akhirnya daffa ketemu zebra di ragunan

Dan akhirnya daffa ketemu zebra. Walaupun hanya lihat dari jauh, zebranya ngumpet di belakang pohon, dia sepertinya cukup puas dan senang. Tahu film kartun Zou? . . . itulah alasan kenapa dia pengen sekali melihat zebra.

peta taman margasatwa ragunan 2016

Peta Taman Margasatwa Ragunan

Gunakan peta ini untuk berdiskusi dengan anak, kandang binatang apa yang ingin dikunjungi dulu, lalu coba cari pintu masuk terdekat, sehingga tidak berlama-lama mencari kandang.

Cara ini meminimalisir anak ngambek, kecapekan dan rewel. Kalau anak sudah ketemu yang dia sukai pastinya kan dia jadi senang, dan liburannyapun jadi gembira.

7. Naik kereta keliling atau delman, biar bisa keliling hampir ke semua kandang tanpa kelelahan

Setelah mengunjungi beberapa kandang binatang yang anak-anak suka, Anda bisa langsung istirahat makan lesehan menggelar tikar, atau malah langsung pulang biar tak terlalu kesiangan … Panas euy.

Atau kalau masih ingin muter-muter, tapi ga ingin capek, Anda bisa naik kereta odong-odong keliling sehingga bisa melihat hampir ke semua kandang.

Atau Anda bisa naik delman dengan biaya 15.000 (2 dewasa + 2 anak) untuk sekali keliling. Lumayan buat pengalaman anak, dimana masa sekarang ini sangat susah mencari dan naik delman seperti lagu anak yang biasa kita dengar waktu kecil.

 

Pada hari minggu ku turut ayah ke kota

Naik delman istimewa ku duduk di muka

Duduk diaamping pak kuair yang sedang bekerja

Mengendali kuda supaya baik jalannya

Cetheeeer …. (Teriak keras).

 

Hari sabtu kemarin, kereta odong-odong keliling dan delman semua beroperasi dan bisa digunakan pengunjung. Saya kurang tahu untuk hari-hari biasa (bukan hari libur) apakah beroperasi atau tidak.

Coba Anda download sendiri aplikasi androidnya di playstore, Ragunan Zoo. Lalu Anda cek dan ricek sendiri semua informasi di aplikasi tersebut.

Kalau Anda mau download aplikasinya, biar ga salah download, ini contoh tampilan aplikasinya.

aplikasi android ragunan zoo

Tampilan Ragunan Zoo di playstore

aplikasi android ragunan zoo

aplikasi android ragunan zoo

Tampilan aplikasi Ragunan Zoo setelah di instal

Anda juga bisa mengunjungi website resmi taman margasatwa ragunan disini untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

8. Usahakan 15 menit sebelum waktu adzan, Anda sudah ada di mushola terdekat.

Bagi yang muslim, ini perlu dilakukan agar kita siap sholat duluan dan tepat waktu, tidak terlalu uyel-uyelan dengan pengunjung lain.

Kalau Anda datang dengan anak remaja mungkin keramaian di sana masih bisa diatasi, anak bisa sholat sendiri, Anda bisa sholat sendiri.

Kalau bawa anak balita, Anda harus cari lapak untuk duduk istirahat, orang tuanya saling gantian, yang satu sholat duluan, yang satunya jagain anak.

9. Bawa kain penutup untuk ibu yang masih menyusui anak balitanya.

Area terbuka, anak rewel minta nenen, kurang nyaman kalau tiba-tiba ibunya anak-anak mengeluarkan onderdil istimewa tanpa penutup sama sekali.

Jadi, wajib bawa penutup!

Soalnya 3 kali berkunjung saya tak melihat ada ruang ibu menyusui yang disediakan pengelola ragunan. Kalaupun ada, belum tentu kita bisa menjangkaunya karena lokasi yang berjauhan.

10. Prepare for the worst

Bocah kalau sudah capek dan ngantuk, kadang suka rewel. Kalau hanya minta digendong mungkin bapaknya saja yang kena efeknya … boyokè pegel.

Tapi kalau rewelnya minta macem-macem dan yang diminta harus didapatkan di tempat lain, wah bisa-bisa bocah nangis sepanjang perjalanan pulang, kitanya jadi sewot ikut uring-uringan. Pulang bukannya punya cerita bahagia, tapi malah cerita duka.

Jangan sampai lah!

Ketahui kekuatan anak, jangan sampai kecapekan. Kalau memang bisa, bawa stroller walaupun anak sudah bisa berjalan, jadi anak ga terlalu capek, kita juga ga capek nggendong.

Kalau ga bisa membawa stroller, gunakan tips nomer 6. Ajak anak langsung kw kandang binatang yang dia suka saat baru masuk ke ragunan. Jadi jauh hari sebelum ke ragunan, dia sudah dikondisikan untuk melihat binatang ini itu saja, lalu istirahat dan pulang.

Bagi anak yang masih balita, belum bisa jalan dan masih harus digendong, pakailah gendongan yang bikin dia nyaman, jadi dia tidak mudah rewel.

alyaa-di-gendong

Alyaa nyaman digendong pakai kain ini

Alhamdulillah, alyaa pakai gendongan yang seperti ini, dia nyaman dan tenang. Mungkin karena bahannya adem, mudah menyerap keringat dan bisa melar sendiri, menyesuaikan tubuh anak.

Ok, itu 10 tips tamasya ke ragunan agar anak dan orang tua nyaman, pulangpun tetap membawa cerita bahagia.

Oh iya, satu lagi, kalau Anda punya kamera bagus, bawa saja, karena kalau foto pakai HP hasilnya kurang bagus, seperti dibawah ini.

di-ragunan-di-kandang-singa

Daffa di kandang singa ragunan

di-ragunan-di-kandang-jerapah

Daffa di kandang jerapah ragunan

(Ehm … mungkin sayanya yang kurang bisa memfoto kali yee … Hehehe).

Kalau hasil foto Anda kurang bagus juga dan anak ingin melihat foto hasil jalan-jalannya ke ragunan, mungkin Anda bisa download foto binatang dari google, dan klaim sebagai hasil foto-foto binatang tadi di ragunan … Hehe, becanda.

Anda juga bisa buka aplikasi Ragunan Zoo tadi untuk melihat foto-foto binatang, tentunya dengan kualitas yang bagus.

Terima kasih sudah baca sampai akhir, semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah ya. 🙂

Advertisements

One thought on “10 Tips Tamasya ke Taman Margasatwa Ragunan Agar Lebih Menyenangkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s