Cukup 2 Menit Saja, Kebiasaan Menunda Pekerjaan Akan Berhenti

cara-menghilangkan-kebiasaan-menunda-pekerjaan

Apa iya cukup 2 menit saja, kebiasaan menunda pekerjaan seseorang akan berhenti?

Apa iya cukup 2 menit saja, seseorang akan terhindar dari penyakit kemalasan?

Apa iya cukup 2 menit saja, seseorang akan dengan mudah segera memulai pekerjaan dan tidak bisa menolaknya?

Yup, insya Alloh bisa.

Silakan luangkan waktu cukup 2 menit saja untuk membaca artikel ini. Lalu dilanjutkan dengaan langsung mempraktekkannya.

Dengan 2 menit, kita juga akan lebih mudah untuk memulai melakukan kebiasaan baru yang positif dan kita pun akan lebih dekat dengan goal yang ditargetkan, seperti tulisan saya yang disini.

Seperti apakah “2 menit” yang dimaksud, kok kelihatannya sakti bener …

Silakan lanjut baca sampai habis ya …

Cukup 2 Menit Saja, Kebiasaan Menunda
Pekerjaan Akan Berhenti

Pekerjaan yang biasanya kita tunda-tunda mengerjakannya sebenarnya tidak sesulit yang kita kira.

Kita mempunyai kemampuan dan skil untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, hanya saja kita tidak mau atau malas memulai saat pertama kalinya karena suatu alasan tertentu.

“Cukup 2 menit saja” ini sebenarnya sebuah aturan yang saya baca di catatan blognya om James dengan nama “The 2 Minute Rule” atau kalau di bahasa indonesiakan adalah “Peraturan 2 Menit”, untuk selanjutnya bisa disingkat P2M. Saya menuliskan ulang versi bahasa Indonesianya di artikel ini.

P2M ini jika dilakukan dengan benar akan dapat mengkikis kemalasan dan kebiasaan menunda pekerjaan sebelum akhirnya hilang dari daftar kebiasaan jelek (bad habbit) seseorang.

Sehingga membuat orang tersebut untuk segera memulai take action dan tidak ada alasan lagi untuk berkata “tidak”.

Dalam kehidupan kita, kira-kira waktu 2 menit itu kita dapat melakukan apa saja ya?

Jika diurutkan dari pagi hingga malam, saya bisa melakukan setiap kegiatan ini dalam waktu 2 menit.

Bangun pagi dan bersyukur

Ambil air wudhu

Ganti baju koko dan pakai sarung

Perjalanan ke masjid terdekat

Sholat sunnah fajar dalam kondisi normal, tidak dipercepat dan tidak diperlambat (tahu dari jam penanda iqomah di masjid)

Nyeduh teh

Menyalakan laptop

Menulis 1 kalimat untuk artikel ini

Menyalakan mesin motor, kalau manasin-nya mungkin lebih dari 2 menit

Mengajak anak naik motor keliling halaman sebelum berangkat ke kantor

Menyalakan PC di meja kantor

Mengumpulkan kertas gambar struktur yang harus divalidasi hari ini

Dan masih banyak lagi contoh lainnya, ga usah kebanyakan nanti dikira curhat… huehehe.

Mungkin di hari berikutnya akan saya tambah 2 menit untuk melakukan kegiatan stretching, badan sudah mulai tua, harus menjaga kesehatan biar bisa melihat cucu-cucu lahir suatu saat nanti.

Kok malah curhat bro?

Hehe . . . dikit 🙂

Tugas Anda sekarang adalah memulai membuat list juga. Kegiatan apa saja yang bisa dilakukan dalam waktu 2 menit. Yuk lakukan sekarang . . .

Tuh, banyak juga kan, kegiatan yang hanya menghabiskan waktu cukup 2 menit saja. Dan itu sangat mudah untuk dilakukan.

Setuju?

 

Peraturan 2 Menit

Ada 2 hal yang diatur dalam P2M :

Hal #1 – Jika pekerjaan tersebut bisa dikerjakan kurang dari 2 menit, maka lakukan sekarang juga.

Silakan lihat list yang sudah Anda buat tadi.

Masukkan kedalam memori Anda, setiap pekerjaan yang ada di depan mata, jika pekerjaan tersebut diperkirakan dapat dikerjakan kurang dari 2 menit, maka kerjakanlah SEGERA!

Hal 2# – Jika anda memulai kebiasaan baru (new good habbit), maka usahakan apapun kegiatan itu, mulailah dengan pekerjaan yang yang bisa dilakukan kurang dari 2 menit.

Misalnya :

Saya ingin menulis lebih dari 1000 kata di setiap artikel yang akan saya posting di website ini. Maka saya akan membiasakan memulai dengan menulis 1 kalimat.

Bisa dikerjakan kurang dari 2 menit kan? … Bisa dong.

Anda ingin membaca suatu buku, ya mulailah membaca sinopsis bukunya dulu. Pahami apa yang akan diperoleh dari membaca buku itu.

Bisa dikerjakan kurang dari 2 menit kan? … Bisa dong.

Saya ingin biasa lari pagi 2 kali seminggu, ya saya akan mulai memakai sepatu olah raganya dan keluar dari rumah.

Bisa dikerjakan kurang dari 2 menit kan? … Bisa dong.

Anda ingin bisa bisnis online, ya mulailah dengan mendaftar/registrasi di blog-blog gratisan dulu.

Bisa dikerjakan kurang dari 2 menit kan? … Bisa dong.

Hal terpenting dalam melakukan kebiasaan baru (new habbit) adalah kemampuan untuk segera memulai melakukan kebiasaan itu. Tidak hanya saat hari pertama saja, tapi rutin setiap hari setelah kita berkomitmen untuk melakukan habbit baru tersebut.

Ini bukan tentang performa tapi tentang konsistensi melakukan action. Ya iya dong, di awal itu yang dibutuhkan adalah konsistennya dulu, performa nanti belakangan bisa ditingkatkan setelah melakukan action dengan konsisten.

Yang jadi pertanyaan sekarang, dapatkah goal yang sudah kita tuliskan/targetkan dapat diselesaikan kurang dari 2 menit?

Hehe … Ya tentu saja tidak lah.

Tapi perlu diketahui bahwa, setiap goal yang kita tulis/targetkan tersusun dari beberapa bagian goal kecil dan goal kecil tersebut tersusun dari beberapa goal paling kecil. Hingga akhirnya setiap goal terkecil itu bisa diselesaikan dalam waktu 2 menit.

Teori Isaac Newton berbunyi seperti ini :

“Benda diam akan cenderung tetap diam, dan benda yang bergerak akan cenderung tetap bergerak, hingga ada suatu gaya yang mengenai benda tersebut, sehingga benda akan bergerak/diam”.

P2M dapat diibaratkan sebagai gaya yang akan digunakan sebagai penggerak.

Dari yang diam karena merasa goalnya terlalu besar, setelah membuat list pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 2 menit, maka kita akan merasa lebih mudah untuk segera action melakukannya.

Dan saat kita sudah mulai bergerak, maka akan dengan mudah untuk melanjutkan apa-apa yang sudah kita mulai.

P2M ini tidak membahas tentang hasil yang diperoleh, tapi lebih ke proses aktual yang harus dilakukan.

P2M ini sangat cocok bagi orang yang lebih mementingkan proses daripada goal.

Maksudnya, goal sudah ditetapkan dari awal, tapi selama perjalanan mencapai goal tersebut, utamakan fokus di proses, tahap-tahap kecil yang harus dilalui. Sehingga pikiran tidak stres membayangkan goal yang seperti tidak masuk akal untuk dicapai.

Dikit-dikit lama-lama menjadi bukit. Masih ingat pepatah itu kan?

Berani Mencoba?

Saya tidak menjamin apakah cara ini berhasil untuk Anda, bahkan om James sendiri yang membuat peraturan 2 menit ini juga tidak menjamin itu.

Tapi yang jelas kalau tidak dicoba Anda tidak akan tahu apakah nanti berhasil/tidak.

Betul kan?

Saya sudah mulai mencoba sedikit-sedikit teknik ini, dimulai dengan menulis apapun di evernote. Dan saya suka dengan teknik P2M ini. Itulah makanya saya sharing artikel ini untuk Anda agar mau ikut mencobanya.

Kesalahan yang biasanya selalu dilakukan adalah kita hanya mengkonsumsi informasi tanpa mempraktekkannya. Jadi saat ini, di artikel ini, saya tantang Anda mencoba teknik ini.

Mau ikut mencoba?

 

Kesimpulan

Janganlah melihat suatu pekerjaan/goal atau apapun itu dengan keseluruhan dulu, tapi lihat bagian-bagian kecil yang menyusun pekerjaan/goal itu.

Bagian kecil apapun yang dapat Anda lakukan, dimana hanya membutuhkan waktu kurang dari 2 menit, maka lakukanlah SEKARANG juga.

Saya kira semua orang bisa meluangkan waktu 2 menit. Gunakan waktu 2 menit ini untuk memulai kegiatan kecil yang bisa Anda lakukan segera. Maka Anda sudah selangkah lebih dekat dari goal Anda.

Tak ada lagi kata malas dan menunda pekerjaan.

Yuk semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s